VISI DAN MISI CURICULUM VITAE PEMILIK
  • Ir. ZAKARIA, MM
  • BIODATA KAMI
  • Biodata Pemilik Web
  • Dan Lain-lain
    A. BIDANG AGAMA ISLAM
  • 01. Tauladan dari Rasulullah
  • 02. Sebuah Nasehat untuk Ummad Rasulullah SAW
  • 03. Kata-kata Hikmah
  • 04. Ceramah Tgk.Wahed Vol 5
  • 05. Tgk. Wahed Vol 6
  • 06. 17 Kisah Hikmah
  • 07. Tata Cara Sholat Tahajjud
  • B. BIDANG PENGETAHUAN UMUM C. JOURNAL PENDIDIKAN D. JOURNAL PERTANIAN E. TEKNOLOGI DAN INFORMASI F. KOMPUTER G. ANDROID DAN HP H. Dan LAIN-LAIN
    A. KORAN/a>
  • 1. Harian Kompas
  • 2. Harian Republika
  • 3. Harian Waspada
  • 4. Harian Serambi Indonesia
  • 5. Harian Tempo
  • 6. Detikcom
  • B. MAJALAH
  • 1. Majalah Akar Media
  • 2. Tabloid Pulsa
  • 3. Majalah Tempo
  • 4. Majalah Hai-Online
  • 5. Majalah Orang Dewasa
  • 6. Majalah Sains
  • 7. Majalah Nova
  • 8. Majalah Gadis
  • 9. Majalah Ummi
  • 10. Majalah Sakinah
  • 11. Majalah Gadis
  • 12. Majalah Hidayah
  • 13. Majalah Isa Islam dan Kaum Wanita
  • ""
    A. LIGA INDONESIA
  • 1. ISL
  • B. LIGA SPANYOL
  • 1. Bola Eropa
  • C. LIGA INGGRIS D. LIGA EROPA E. LIGA JERMAN F. LIGA ASEAN G. LIGA ASIA H. PIALA DUNIA
    A. AYAT SUCI AL-QUR'AN
  • 1. Terjemahan Al-Quran
  • 2. Al-Qur'an 30 Juz
  • 3. AL-QUR'AN
  • 4. Surah Al-Baqarah
  • B. Ilmu Hadist
  • 01. Pengantar Ululumul Hadist
  • C. Thaharah (Bersuci)
  • 01. Pengertian, Macam, dan Cara Thaharah
  • D. Sholat
  • 01. Khusyu' Dalam Shalat
  • E. Shiyam (Puasa) F. Zakat G. Haji H. Nikah
  • 01. Nikah Siri
  • I. Buyu'(Jual Beli) J. Aiman Sumpah) K. Ath'imah Makanan L. Washoyaa (Wasiat) M. Fara’idh (Warisan) N. Jinayat (Pidana) O. Qodho’ (Peradilan) P. Jihad Q. Itq (Memerdekakan Budak)
    A. BAHAN KULIAH
  • 001. PELUANG DAN DISTRIBUSINYA
  • 002. STATISTIKA DAN PROBABILITAS
  • 003. DISTRIBUSI SAMPLING
  • 004. DISTRIBUSI PROBALITAS
  • 005. DISTRIBUSI POISSON
  • 005. DISTRIBUSI SAMPLING
  • B. PR MAHASISWA C. BUKUK-BUKU STATISTIKA
    A. BAHAN KULIAH
  • 001. Rancangan Percobaan
  • 002. Perancangan Percobaan
  • 003. Rancob Kuliah Perdana
  • 004. Rancob Pertemuan ke 1-2
  • 005. Rancob Ke 3 etc
  • 006. Rancangan Acak Lengkap
  • B. PR MAHASISWA C. BUKU-BUKU RANCOB
    A. BIOLOGI UMUM
  • 001. Makanan dan Kesehatan
  • 002. Kesehatan Gigi-Mulut
  • 002. Kesehatan Gigi-Mulut
  • B. PERKEMBANGAN HEWAN C. PR PERKEMBANGAN HEWAN D. FISIOLOGI HEWAN E. PR FISIOLOGI HEWAN
  • A. PETERNAKAN B. PERIKANAN C. PERKEBUNAN DAN KEHUTANAN D. PERTANIAN DAN HOLTKRA
  • 001. Hidroponik Sederhana
  • 002. Kesuburan dan Pemupukan
  • E. HASIL SAMPINGAN PERTANIAN
  • 001. Abon Ikan
  • 002. Susu Kedelai
  • 003. Dendeng Ikan
  • 004. Aneka Kue Tepung Pisang
  • 005. Kerupuk Singkong
  • Selasa, 17 Juli 2012

    5 Tipe Rekan Kerja yang Sebaiknya Dihindari

    Punya teman kerja yang menyebalkan pasti pernah dialami hampir setiap orang. Faktanya, memang tak semua rekan kerja bisa diajak kerjasama dan menerima masukan atau pendapat yang kita berikan. Tentunya hal itu dapat membuat suasana kerja jadi tak bersemangat.

    Untuk itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih teman di tempat kerja. Apabila memiliki teman yang membawa sisi negatif, Anda bisa terpengaruh dan ikut jadi menyebalkan juga. Oleh karena itu ada baiknya jika Anda menghindari beberapa tipe rekan kerja, seperti yang dilansir oleh Idiva.

    1. Teman yang Suka Cari Muka
    Hal yang paling menyebalkan yaitu berada di sekeliling rekan kerja yang suka cari muka dengan atasan. Tentunya situasi seperti ini membuat suasana kerja tidak nyaman. Tipe orang seperti ini biasanya akan mencari segala cara untuk membuatnya terlihat paling baik dan hebat di depan atasan. Dia tak akan segan mengumbar kejelekan orang lain.

    2. Penyebar Berita Burung
    Salah satu teman yang menyebalkan adalah teman yang selalu menyebarkan isu-isu kepada rekan kerja lainnya tentang hal yang kontroversial atau gosip yang belum tentu pasti kebenarannya. Jadi hindarilah rekan kerja seperti itu sebelum reputasi Anda dirusak olehnya.

    3. Tukang Gosip
    Bergosip di kantor merupakan hal yang dapat mengganggu pekerjaan dan menjadi tidak produktif. Daripada harus membuang-buang waktu kerja Anda untuk mengobrol dengan teman yang suka bergosip tentang orang lain, lebih baik berteman dengan orang yang dapat memberikan motivasi dan masukan positif kepada Anda. Karena tidak menutup kemungkinan Anda juga akan digosipkan oleh rekan kerja tersebut.

    4. Teman yang Suka Cari Perhatian
    Jenis teman yang seperti ini cenderung mencari kesalahan orang lain dan menunjukkan bahwa dirinyalah yang benar. Untuk itu hindarilah rekan kerja seperti ini. Jangan sampai Anda menjadi salah satu korban yang seolah-olah seperti disalah-salahkan.

    5. Suka Menyalahkan Orang Lain
    Rekan kerja yang suka menyalahkan orang lain biasanya ia dilakukan demi menyelamatkan dirinya. Hal tersebut juga dilakukan agar dia tidak salah di mata si bos. Bukankah dekat dengan rekan kerja seperti itu akan lebih banyak rugi daripada untungnya?

    Sumber : http://wolipop.detik.com/read/2012/02/29/170212/1854740/1133/5-tipe-rekan-kerja-yang-sebaiknya-dihindari?w992201835

    Minggu, 01 Juli 2012

    Menyadari Musuh

    “Musuhmu yang terbesar adalah nafsumu yang berada di antara kedua lambungmu” (HR. Al-Baihaqi). Musuh biasanya memiliki dua sisi dampaknya bagi manusia. Di satu sisi, musuh sifatnya melemahkan, tetapi di sisi lain memperkuat seseorang. Karena menyadari adanya musuh, manusia belajar memperkuat diri agar mampu melawannya. Dalam keadaan kuat pun, akan berusaha meningkatkannya secara terus-menerus. Namun, kenyataannya tak semua orang selalu menyadari bahwa musuh juga bisa berasal dari diri sendiri, khususnya hawa nafsu. Sehingga tak (kuat) melawannya. Dalam sejarah perjuangan hidup manusia, tercatat bahwa hawa nafsu bisa membuat kemenangan menjadi kekalahan. Seperti yang dialami umat Islam dalam perang Uhud semasa Nabi Muhammad s.a.w. Kemenangan yang sudah terang di depan mata dan disambut dengan rasa gembira seketika berubah menjadi kekalahan menyakitkan. Pasalnya, harta benda yang berlimpah yang ditinggalkan musuh sempat menggoda iman para pejuang waktu itu, sehingga mereka terbuai dalam merebutnya. Di saat itulah musuh menyerang kembali, dan kalah lah umat Islam karena dalam keadaan tidak siap. Kisah nyata ini sepatutnya menjadi pelajaran penting bagi kita. Apalagi hal yang sama telah berulangkali terjadi pada generasi selanjutnya. Sehingga tidak tertutup kemungkinan terjadi pada masyarakat kita yang sudah meraih cita-cita hidup damai. Penyebab awalnya tentunya karena godaan ingin merengkuh harta dunia sebanyak-banyaknya, sehingga terjadi ketidak-adilan. Ketidak-adilan selanjutnya melahirkan perpecahan. Dan perpecahan adalah sumber kekalahan. Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2012/06/30/menyadari-musuh

    SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI

    "Ir. ZAKARIA, MM" Mengucapkan Selamat Datang di Weblog kami, dan semua ini berlandaskan untuk saling berbagi terutama para Insan Pencinta Ilmu Pengetahuan dan Khususnya Para Mahasiswa yang ada di Belahan Bumi Nusantara dan termasuk Negara Tetangga Ban Sigom Donya (Seluruh Dunia) yang budiman. Kritik dan Saran serta Komentarnya dari anda sangat Kami Harapkan dan Terima Kasih